Sunday, February 27, 2011

MAKE UP ARTIST? NAPA NGGAK????

Golong gilig, sebuah filosofi orang Jogja dalam menjalani sebuah kepercayaan Garis khayal lurus yang menghubungkan pantai selatan, panggung krapyak, sasono hinggil dwi abad, Kraton Jogja, TUGU, dan Merapi. Sebuah filosofi penyeimbang kehidupan manusia di dunia. Sulit dipahami memang, tapi itulah kepercayaan.

Hari ulang tahun Kota Jogjakarta, dan sepertinya memang akan seperti perayaan sebelumnya, karnaval malam sebgai icon akan menjadikan acara tersebut berwarna. Sepulang dari mudik lebaran, aku sudah mengumpulkan segenggam informasi mengenai volunteer untuk puncak perayaan Jogja Java Carnival. Setelah melengkapi berkas, aku mendaftarkan diri bareng sama Anis. Tes tertulis dan FGD pun bareng. Tanpa memerdulikan aku lolos atau tidak. Ya paling tidak aku berpartisipasilah.

Tahap demi tahap aku jalani, hingga akhirnya lolos sebagai volunteer di acara tersebut. tugasku adalah sebagai make up artist and costum. Bayangin aja, aku langsung syok dengan tugas itu, namun ya kembali lagi, itu TANTANGAN!!! Aku pasti bisa, itulah keyakinanku. Apa yang aku bayangkan dalam JJC ternyata memang rumit pengerjaannya. Kostum-kostum yang dibuatpun sangat ribet, apalagi aku saat itu mengurusi yang namanya vehicle Naga Jawa. Kostumnya aneh-aneh, sampek aku aja berfikir kok bisa ya orang bikin kayak gini??? Setiap detil di dalamnya pun wajib di ikuti. Bagaimana memasang baju, bagaimana kalo topinya terlalu besar, bagaimana kalo terompetnya ga hidup, mana yang menjadi pasangan baju, topi, aksesoris dan senjata serta banyak lagi deh.

Tugas ketika siang itu adalah aku mendandani para pria bertubuh tegap dengan kain putih. Badannya dilumurin sama gltter emas biar berkilau bila terkena cahaya. Cukup kewalahan memang apalagi banyak banget, 21 orang hanya dikerjakan oleh 4 orang. Belum lagi dengan para orang dengan baju karakternya. Setiap detilpun wajib diliat. Sepatunya, make upnya, glitternya cukup atau tidak serta masih banyak lagi.
Hingga acara tetek bengek itu selesai dan acara carnaval bisa berjalan dengan lancar. Pulang sudah cukup larut, jam 01.00 dini hati aku sampai dirumah. Badan dan pegal dan aku langsung tidur.

Namun kenangan itu membuat aku berkesan. Mengapa??? Ternyata aku masih bisa berkontibrusi untuk kota tercintaku, Jogja. Ini memang belum seberapa, aku ingin membuat kota ini semakin bangga denganku nantinya. Selamat Ulang tahun Jogja....Love you.....

No comments:

Post a Comment